Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Pengawasan Inklusif, Bawaslu Karimun Bekali Kader P2P dengan Strategi Pemetaan Kerawanan dan Penangkal Hoaks

KARIMUN — Guna mewujudkan ekosistem pengawasan pemilu yang semakin inklusif dan kolaboratif, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Karimun kembali menggelar kegiatan diskusi strategis bersama para kader Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) pada Senin (20/09/2026).  Program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) ini dirancang bukan sekadar sebagai forum edukasi formal biasa, melainkan berfungsi sebagai wadah taktis dalam membentuk komunitas pengawas mandiri. Para kader dipersiapkan agar siap tu

KARIMUN — Guna mewujudkan ekosistem pengawasan pemilu yang semakin inklusif dan kolaboratif, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Karimun kembali menggelar kegiatan diskusi strategis bersama para kader Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) pada Senin (20/09/2026).

Program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) ini dirancang bukan sekadar sebagai forum edukasi formal biasa, melainkan berfungsi sebagai wadah taktis dalam membentuk komunitas pengawas mandiri. Para kader dipersiapkan agar siap turun langsung ke lapangan guna mengawal hak pilih masyarakat secara optimal serta aktif meluruskan berbagai informasi keliru atau hoaks yang beredar di ruang digital.

Melalui sesi diskusi interaktif tersebut, para kader P2P dibekali dengan berbagai kecakapan teknis, khususnya dalam hal memetakan potensi kerawanan pemilu. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan iklim kontestasi yang adil, bersih, serta berintegritas tinggi, khususnya di wilayah Kabupaten Karimun.

Sinergi yang terbangun antara Bawaslu dan kader P2P ini menjadi bukti nyata komitmen kelembagaan dalam mendorong partisipasi aktif masyarakat demi menyukseskan pemilu yang demokratis dan berkualitas.

Penulis : Humas

Editor : Humas